Take a fresh look at your lifestyle.

3 Fakta Seputar Hari Valentine yang Tidak Banyak Diketahui Orang

3-fakta-seputar-hari-valentine-yang-tidak-banyak-diketahui-orang

Memasuki bulan Februari, barangkali ingatan Anda akan tertuju pada hari kasih sayang pada tanggal 14. Bukan tanpa alasan, tanggal tersebut memang diperingati sebagai hari kasih sayang yang hanya jatuh pada bulan kedua saja. Maka dari itu, tidak heran jika momen ini dimanfaatkan untuk mengungkapkan perasaan atau menghabiskan waktu bersama orang-orang tersayang. Menjelang hari kasih sayang ini pun, banyak sekali promo Valentine yang diadakan oleh berbagai pusat perbelanjaan.

Fakta Seputar Hari Valentine

Hari kasih sayang yang identik dengan bunga dan coklat ini dimanfaatkan oleh para pedagang maupun pusat perbelanjaan untuk memberikan promo Valentine sehingga banyak menarik minat konsumen. Namun ternyata, tidak sekadar identik dengan bunga maupun cokelat, banyak fakta menarik terkait Valentine yang tidak banyak diketahui banyak orang, berikut ulasan lengkapnya.

  1. Valentine Dirayakan Mulai Abad ke-17

Hari Valentine sudah lama dirayakan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di Benua Eropa. Sementara itu, selebrasi hari kasih sayang telah dimulai sejak abad ke-17 dan pertengahan abad ke-18 di negara Inggris. Selebrasi ini pada mulanya hanya dirayakan dengan acara bertukar uang koin maupun surat dengan tulisan tangan sendiri, berisi ungkapan rasa cinta dari seseorang untuk orang yang disayangi.

Pada abad 17 hingga 18 tersebut, muncul banyak tantangan yang memanfaatkan hari Valentine untuk mengungkapkan cinta, nembak pasangan, maupun mengajak orang tersayang untuk menikah. Hal ini pun berlangsung hingga masa sekarang, termasuk di Indonesia.

  1. Berawal dari Kisah Santo Valentine atau Valentinus

Meskipun informasinya masih simpang siur, peringatan Valentine diambil atau mengacu pada nama seorang martir Valentinus atau Valentine, seorang uskup dan imam daerah Terni yang berada di dekat Roma.

Dikisahkan bahwa Valentine menentang kebijakan yang dibuat oleh Kaisar Romawi Claudius II yang berisi larangan untuk menikah muda, terutama bagi pegawai kekaisaran dan mereka yang masih dinas tentara. Menurut Kaisar Claudius II, pejabat maupun tentara yang belum menikah bisa efektif dalam menjalankan tugas, sehingga lebih bisa diandalkan.

Namun di tengah kebijakan Kaisar tersebut, Valentine malah menikahkan pasangan muda yang jatuh cinta dan ingin segera menikah. Atas pelanggaran yang dilakukan, Valentine pun akhirnya dipenjara serta dihukum mati. Ketika di penjara, Valentine masih mengabdikan hidupnya untuk membantu sesama. Berkat ketekunannya dalam berdoa, ia mampu menyembuhkan seorang gadis, anak kepala penjara yang buta.

Demi membalas jasa Valentine inilah, kepala penjara menyelundupkan surat-suratnya yang ditujukan untuk generasi muda Roma. Sebelum dieksekusi mati, ia meninggalkan satu surat dengan sebuah frasa penutup: from your Valentine.

  1. Coklat Cadbury Identik dengan Valentine

Anda tentu hafal dengan coklat Cadbury yang berjajar menghiasi toko maupun pusat perbelanjaan saat hari Valentine. Cokelat memang identik dengan hari kasih sayang, hal ini dimulai sejak Richard Cadbury mempunyai gagasan untuk memperkenalkan sekotak coklat sebagai hadiah untuk orang yang disayangi pada tahun 1968.

Pada abad ke-17, biji kakao memang pertama kali dibawa dari Meksiko dan Amerika Tengah ke Eropa. Setelah itu, bangsa Eropa mengolah biji kakao menjadi kudapan coklat dan dikonsumsi masyarakat.

Itulah tiga fakta terkait hari kasih sayang yang tidak banyak diketahui banyak orang. Hari peringatan yang jatuh pada 14 Februari dan dipenuhi dengan promo Valentine, ternyata memiliki sejarah yang begitu panjang. Meskipun hari kasih sayang jatuh di bulan Februari, tentu saja mengungkapan rasa cinta kepada orang tersayang bisa dilakukan setiap hari.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy